Perkuat Keselarasan Pimpinan, UNIS Gelar Workshop Strategic Leadership Alignment Program
Bogor, Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) mengadakan kegiatan Workshop Strategic Leadership Alignment Program (SLAP), yang berlangsung selama tiga hari, 7-9 April 2026, di Bumi Gumati, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, mulai dari Direktur, Kepala Lembaga, Dekan, hingga Kepala Unit di lingkungan UNIS.
Ketua Yayasan Islam syekh-Yusuf (YIS) Dr. Ir. Muhammad Yus Firdaus, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi penting karena adanya struktur kepemimpinan baru yang membutuhkan penyamaan visi, arah kerja serta memperkuat keselarasan (alignment) di tingkat rektorat dan unit kerja.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah keselarasan. Para pimpinan yang terlibat merupakan bagian dari tim baru, sehingga perlu ada penyamaan persepsi agar tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bergerak menuju satu tujuan yang sama,” ujarnya.
Yus menegaskan untuk menguatkan dasar-dasar kepemimpinan, berbagi pengalaman, serta strategi dalam menjalankan organisasi agar meningkatkan kolaborasi antar unit kerja di lingkungan UNIS.
“Organisasi hanya bisa mencapai visi dan tujuannya jika seluruh elemen bergerak selaras. Karena itu, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dan memastikan setiap pimpinan memiliki arah yang sama dalam memajukan UNIS,” tambahnya.
Dr. Ahmad Haromaini, M.Ag, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam kepemimpinan sehari-hari serta pentingnya kerja sama tim dan menghindari ego sektoral antar divisi.
“Kami mendapatkan insight yang sangat berharga, tidak hanya motivasi tetapi juga langkah-langkah strategis dalam memimpin, serta memahami bahwa keberhasilan institusi tidak bisa dicapai secara individu. Semua harus bersinergi dan saling mendukung,” ujarnya.
Beliau mengharapkan kegiatan ini tidak berhenti pada satu momentum saja, tetapi dapat berlanjut secara bertahap ke level pimpinan lainnya di lingkungan UNIS.
“Harapannya, energi positif dari kegiatan ini dapat menular ke seluruh civitas akademika, sehingga tercipta budaya kerja yang selaras, kolaboratif, dan berorientasi pada kemajuan bersama,” tutupnya.
Melalui workshop ini, UNIS optimistis dapat memperkuat kapasitas kepemimpinan yang adaptif, kolaboratif, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar spiritual institusi. (Torikul)